Damkar Tulungagung Sosialisasi Penanganan Kebakaran Gas Elpiji Dengan Mengundang Anak-Anak TK, Wali Murid Serta Guru

TULUNGAGUNG – Sekitar 200 lebih siswa Taman Kanak Kanak (TK) beserta dengan wali murid dan para guru dari Kecamatan Kota Tulungagung, datangi kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tulungagung, guna mengikuti sosialisasi pembelajaran penanganan kebakaran yang diakibatkan oleh kebocoran gas elpiji, Rabu (04/10/2023).

Para siswa TK, wali murid serta para guru pertama kali diwali dengan pengenalan alat dan memperoleh sosialisasi penjelasan tentang kegunaan masing-masing alat tersebut. Setelah itu, petugas menunjukkan teknik dan simulasi pemadaman api yang diakibatkan oleh kebocoran gas elpiji dengan menggunakan peralatan tradisional atau seadanya.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran, Gatot Sunu Utomo menjelaskan terkait kegiatan yang dilaksanakan hari ini yaitu memberikan pemaparan kepada anak-anak TK tentang alat-alat yang digunakan oleh Pemadam Kebakaran dan juga tugas serta pekerjaan dari anggota Pemadam Kebakaran.

“Tujuan dari pengenalan dan pembelajaran teknik dasar pemadaman api ini untuk memberi wawasan sejak dini pada anak-anak TK sehingga tahu fungsi PMK, tahu jenis-jenis alat yang digunakan, serta memiliki pengetahuan dasar cara pemadaman api dengan alat sederhana” ucapnya.

“Kami sengaja latih dasar-dasar teknik pemadaman agar anak-anak ini kelak memiliki keterampilan awal memadamkan api. Bukan malah kabur saat muncul api yang berpotensi menyebabkan kebakaran” imbuh Gatot Sunu.

Lebih lanjut, Gatot Sunu Utomo juga memberikan sosialisasi dan simulasi kepada para wali murid serta para guru tentang penanganan dan cara pemadaman api yang diakibatkan oleh kebocoran gas elpiji dengan menggunakan alat sederhana.

“Untuk para wali murid dan para guru, kita beri sosialisasi tentang pencegahan kebakaran gas elpiji yang selama ini masyarakat takut dengan gas elpiji. Takut apabila gas elpiji meledak, padahal gas elpiji ini tidak bisa meledak” lanjutnya.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk para wali murid dan guru supaya mereka di dalam kehidupan sehari-hari tidak lagi takut dengan kompor gas” tutup Gatot Sunu Utomo.

Dalam minggu terakhir ini, Dinas Pemadam Kebakaran mendatangkan anak-anak TK dari Kecamatan Tulungagung dan juga dari Kecamatan Boyolangu. Dan jadwal kegiatan sosialisasi seperti ini dilaksanakan dua hari sekali.
(UNA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *