Pemdes Kalidawe Menggelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik, Camat Pucanglaban Berikan Dorongan Semangat Untuk Peserta Pelatihan

TULUNGAGUNG – Desa Kalidawe, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, bertempat di Aula Balai Desa Kalidawe, menggelar kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik bagi para petani yang dihadiri oleh Camat Pucanglaban, Kepala Desa Kalidawe beserta unsur Perangkat, Narasumber dari BPP Kecamatan Pucanglaban,, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta beberapa orang petani peserta pelatihan. Jum’at (29/09/2023).

Dalam sambutannya, Camat Pucanglaban, Yudi Irwanto, S.STP.M.Si., memberikan pencerahan serta dorongan semangat kepada para petani peserta pelatihan agar benar-benar mengikuti dan memahami pelatihan hari ini yang nantinya akan dilanjutkan dengan praktek langsung pembuatan pupuk organik.

“Melihat perkembangan dunia pangan khususnya produk pertanian dimasa kini, sudah menjadi keharusan apabila pertanian dilaksanakan secara organik. Potensi mengembangkan pertanian organik di Indonesia pun terbilang sangat terbuka lebar, hal ini karena tersedianya berbagai unsur tanaman yang berfungsi sebagai pupuk organik” sambutnya.

“Saya sangat berharap agar pelatihan ini bisa dilanjutkan nantinya di rumah masing-masing, karena banyak sekali manfaat bagi tanaman dengan penggunaan pupuk organik. Dan saya sangat mendukung sepenuhnya pelatihan ini, karena untuk pembuatan pupuk organik, sudah saya agendakan sejak masuk ke wilayah Pucanglaban ini ” harap Camat.

Lebih lanjut, Yudi Irwanto juga menjelaskan bahwa pupuk organik sudah tidak asing lagi bagi petani-petani di Indonesia. Pada era pertanian klasik pupuk organik yang biasanya terbuat dari kotoran hewan maupun sisa-sisa tumbuhan yang telah membusuk digunakan sebagai bahan andalan penyubur tanaman.

Sementara itu, Narasumber dari BPP Kecamatan Pucanglaban, Muhammad Agung Wahyudi, S.Pt., langsung memberikan materi tentang pembuatan pupuk organik, mulai dari bahan baku, cara pengolahan, cara pemanfaatan dan juga memberikan gambaran hasil tanaman dengan memanfaatkan pupuk organik.

Menurutnya, seiring dengan maraknya penggunaan pupuk kimia keberadaan pupuk organik pun mulai ditinggalkan oleh para petani, oleh sebab itu, beliau dengan penuh semangat mengajak para petani untuk memanfaatkan bahan yang ada disekitar untuk diolah menjadi pupuk organik, yang nantinya dapat membantu petani guna menghadapi permasalahan pupuk yang langka.

Maksud dan tujuan dilaksanakannya Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik ini yaitu untuk menambah pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan sumberdaya hayati untuk sesuatu yang bermanfaat. Tujuan sosialisasi dan pembuatan pupuk organik ini yaitu supaya masyarakat tidak terus menerus menggunakan pupuk kimia yang dapat merusak lingkungan dan supaya masyarakat tidak lagi tergantung dengan pupuk kimia dan mereka juga bisa memanfaatkan sisa-sisa pertanian. Sehingga masyarakat mampu dalam memanfaatkan sumber daya hayati ataupun memahami proses/langkah-langkah pembuatan pupuk organik.

Adapun pelaksanaan kegiatan ini berupa Mengumpulkan dan mengajak masyarakat berkumpul guna menjelaskan mengenai bahan dan cara pembuatan pupuk organik ini kemudian menjelaskan terlebih dahulu manfaat penggunaan pupuk organik dan memperkenalkan bahan dan alat yang digunakan dalam pembuatan pupuk organik kepada masyarakat serta melakukan pelatihan langsung cara-cara pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan sekam bahan pertanian organik dan kotoran hewan ternak lalu dilakukan proses fermentasi.

(UN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *